Ia menambahkan, jika kemarin pihaknya telah meluncurkan program Banyuwangi tanggap stunting. Ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan generasi yang sehat.
Sehingga, ketika berbicara stunting ada persoalan kompleks di dalamnya. Tidak hanya berbicara kesehatan, namun juga kemiskinan hingga pendidikan.
Sedangkan, Kemiskinan yang menjadi penyebab stunting. Termasuk pendidikan, kebanyakan stunting bukan hanya masalah ekonomi, atau tidak mampu berikan makanan atau gizi yang baik, tapi juga pola asuh.
Selain itu, pemerintah daerah tidak hanya melakukan pembangunan dari segi sarana dan prasarana. Namun pihaknya sedang menguatkan sektor penunjang lain untuk anak Banyuwangi.
“Melalui program-program yang sudah kita buat. Mudah mudahan anak-anak Banyuwangi ke depan jadi generasi kuat, cerdas, kreatif dan berdaya saing,” ungkapnya.///












