Bupati Banyuwangi: Pengembangan Obat Hebal Kearfan Lokal Dalam Pengobatan Yang Perlu Dimanfaatkan Masyarakat 

by -931 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


”Ada untuk pembangunan jalan, irigasi dan sungai. Untuk 2024 ada 6 desa yang akan mendapat PIK khusus yang merupakan reward bagi desa-desa yang PBB-nya lunas,” pungkas Bupati Ipuk.

Sementara Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi KH Astro Junaedi sebelumnya mengungkapkan pihaknya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Banyuwangi bersama para pejabat dalam acara safari Ramadhan di Ponpes Ar Royan yang merupakan salahsatu binaan DPD LDII Banyuwangi.


KH Astro menuturkan sebagai ormas Islam yang ada di wilayah Banyuwangi, LDII selalu berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Banyuwangi.

Salahsatunya adalah LDII menempatkan kebangsaan sebagai program pengabdian yang pertama. Di bidang kebangsaan aktif dengan TNI Polri, mengadakan bela negara dan wawasan kebangsaan.

Selanjutnya pada bidang kesehatan, LDII akan terus mendorong program program pemerintah dalam penggunaan obat herbal, berdampingan dengan penggunaan obat konvensional.”Sehingga obat herbal bukan sebagai komplementary atau pelengkap, melainkan menjadi obat yang memiliki khasiat tersendiri,” jelas KH Astro Junaedi.

Beberapa pejabat Pemkab Banyuwangi ikut mendampingi Bupati Ipuk dalam acara safari Ramadhan tersebut, antara lain; Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Direktur RSUD Genteng, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan beberapa pejabat lain.

Hadir juga dalam acara tersebut Ketua DPDLDII Banyuwangi beserta beberapa pengurus, Pengurus Wanita LDII, Forkopimka kecamatan Gambiran, perwakilan MWC NU dan PCM Muhammadiyah Gambiran, Kepala Desa (Kades), pengasuh dan guru Ponpes Ar Royan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di sekitar Ponpes Ar Royan.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *