Banyuwangi, seblang.com – Gerakan warga untuk merawat tanaman herbal yang diinisiasi oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banyuwangi sangat baik. Karena pada saat pandemi Covid 19 obat herbal terbukti mampu memberikan manfaat yang cukup banyak utamanya untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada saat mengadakan program Safari Ramadhan di Masjid Al Huda Ponpes Ar Royan Desa Jajag Gambiran Banyuwangi.
Menurut Bupati Ipuk, program pengembangan tanaman herbal di masa mendatang perlu ditingkatkan lagi.”Karena ini juga bagian dari kekayaan lokal Indonesia keluhuran dan kearifan lokal dalam pengobatan yang perlu dimanfaatkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Selanjutnya bupati kelahiran Magelang tersebut mengungkapkan pihaknya ingin silaturahmi dan menyampaikan program-program yang sudah dilaksanakan serta pencapaian selama menjadi orang nomor satu di Banyuwangi.

“Terima kasih kepada masyarakat Banyuwangi karena berkat dukungan bapak ibu semua sampai saat ini Banyuwangi tetap dalam keadaan kondusif. Kita tetap guyub walaupun berbeda-beda dan tetap berkolaborasi bersinergi dalam menuntaskan berbagai permasalahan yang ada di daerah ini,” imbuh Bupati Ipuk.
Selain menyampaikan berbagai program dan capaian prestasi yang diraih Banyuwangi, dalam kesempatan tersebut bupati juga menyampaikan pada tahun 2023 alokasi anggaran untuk infrastruktur di kecamatan Gambiran mengalami peningkatan yang fantastis, yang sebelumnya Rp. 9 Milyar menjadi Rp. 28 Milyar.









