Sementara itu, ibu korban, Suyanti, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap pondok pesantren yang dinilainya kurang proaktif dalam memberikan informasi terkait kematian Bintang.
“Itu yang saya sayangkan. Saya menunggu inisiatif dari pondok untuk meminta maaf atau berduka cita. Tapi tidak ada,” katanya.
Suyanti mengaku telah ikhlas atas kepergian Bintang, namun keluarga masih berharap dapat mengetahui kronologi dan penyebab pasti kematiannya.
“Kenapa kok bisa kejadian begitu. Anak saya salah apa? Saya minta doanya agar kebenaran bisa terungkap,” tambah dia.
Kasus ini telah ditangani oleh Polres Kediri Kota yang telah menetapkan empat tersangka, sesama santri di pondok pesantren tempat Bintang belajar. Keluarga korban berharap kebenaran segera terungkap.









