Bupati Banyuwangi Janji Bantu Komunikasi Kawal Kasus Santri yang Meninggal Dianiaya di Ponpes Kediri

by -1030 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono
Bupati Ipuk saat sampaikan duka cita kepada keluarga bintang santri yang meninggal diduga dianiaya oleh empat rekan santri lainnya di Kediri.


Banyuwangi, seblang.com – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengunjungi rumah duka Bintang Balqis Maulana (14), di Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, pada Selasa (27/2/2024). Bintang, seorang santri, diduga meninggal akibat penganiayaan di salah satu pondok pesantren di Kediri.

Di tengah suasana duka, Ipuk bertemu dengan orang tua korban, Suyanti dan Rustam, untuk menyampaikan rasa belasungkawa serta memberikan jaminan bahwa pemerintah daerah akan turut mengawal kasus ini.


“Kami akan membantu komunikasi dengan pemerintah daerah Kediri. Mulai dari dinas sosial, dinas pendidikan, dan kantor kemenag Banyuwangi, sudah saling berhubungan dengan instansi di sana,” kata Ipuk.

Menurut Ipuk, komunikasi ini penting untuk memastikan bahwa keluarga korban dapat mendapatkan keadilan yang layak. Dia juga menegaskan perlunya transparansi dalam penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Bintang.

Ipuk berharap keluarga korban mampu menghadapi cobaan ini dengan ketabahan dan mengajak semua pihak untuk lebih peduli terhadap masalah bullying, terutama di lingkungan pendidikan.

“Kita semua harus lebih aware terhadap bullying yang masih marak di lingkungan pendidikan dan masyarakat. Kami juga berharap orang tua lebih perhatian terhadap pertemanan dan perilaku anak-anaknya,” pinta Ipuk.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *