Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Santri Pancasila ini mengungkapkan, rumah sakit – rumah sakit plat merah di Kabupaten tetangga sudah menyandang tipe B.
“Jadi hanya di Kabupaten Situbondo yang masih C. Mudah-mudahan tahun 2023 bisa naik menjadi kelas B, “imbuh Bupati 55 tahun ini.
Bahkan, pria asal Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa ini berharap dua RSUD lainnya juga bisa naik kelas.
” RSUD Asembagus dan Besuki ini masih tipe D, jadi tahun depan (2023 -red), saya minta juga bisa naik kelas mejadi tipe C, “tegas Bung Karna.
Sementara itu, Direktur RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo, dr Roekmy Prabarini Ario, mengaku siap menindaklanjuti arahan Bupati. Sehingga rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Santri Pancasila ini bisa naik kelas menjadi tipe B.
“Kami sekarang fokus untuk penambahan bad (tempat tidur pasien, red) dan pelayanan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Ini adalah salah satu syarat rumah sakit tipe B. Insya Allah ini persyaratan terakhir sesuai dengan Permenkes yang terbaru. Yakni hanya berdasarkan bad dan sarana pra-sarana yang ada, ” pungkasnya.////












