BUMDesma Bersama Gambiran Banyuwangi Menerima Kunjungan Studi Pemerintah  Kediri Tabanan Bali

by -332 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


“Saat ini modal sudah menjadi Rp. 4,5 milyar lebih dan dapat dimanfaatkan oleh 185 kelompok yang terdiri 1.478 anggota. Kebanyakan adalah ibu rumah tangga atau usaha kecil yang tidak bisa menjangkau unit perbankan,” ungkap Sedarum.

“Bumdesma identik dengan usaha simpan pinjam, dulu bernama Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang kemudian diganti nama Pinjaman Kelompok Perempuan (PKP), Agen Jatim, Kemitraan Bebek Potong, Perisai BPJS Ketenagakerjaan.” tambahnya.


Dia menambahkan BUMDes BUMDesma ‘Bersama Gambiran Maju’, Kecamatan Gambiran belum terbaik, masih dalam kategori sehat dan berkembang serta cukup membanggakan.

Transformasi eks PNPM-MPd ke BUMDesma LKD diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi pemberdayaan masyarakat desa dan pencapaian tujuan pembangunan ekonomi yang inklusif di desa.

Para tamukunjungan study tiru dari Bali mendapatkan sambutan tarian selamat datangTari Jejer Gandrung, kesenian tardisional khas Banyuwangi.

Hadir dalam acara tersebut antara lain; Camat Gambiran, Bambang Suryono, Ketua Penasehat BUMDesma ‘Bersama Gambiran Maju’, Kecamatan Gambiran Joko Utomo Purniawan. Rangkaian acara studi tiru diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah.

iklan warung gazebo