Banyuwangi, seblang.com – BPJS Kesehatan Banyuwangi terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanannya bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang semakin bertambah dengan segmen peserta yang bervariasi. Salah satu inovasi yang digulirkan adalah Layanan BPJS Online, sebuah terobosan untuk memudahkan akses layanan administrasi dan informasi JKN hingga ke pelosok desa. Layanan ini dilaksanakan secara rutin setiap minggu melalui aplikasi Zoom.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Titus Sri Hardianto, menjelaskan bahwa BPJS Online hadir sebagai solusi bagi peserta yang terkendala akses geografis, jarak, atau keterbatasan komunikasi, layanannya dilakukan melalui media conference atau media online. Tujuannya adalah memfasilitasi peserta agar lebih mudah mendapatkan pelayanan administrasi data, informasi, cek iuran, dan menyampaikan pengaduan terkait Program JKN. “Ini adalah wujud nyata transformasi mutu layanan untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta,” ujar Titus, Selasa (20/5/2025).
Dalam implementasinya, jelas Titus, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota maupun pemerintah desa setempat. “Untuk peserta yang rumahnya jauh dari kantor BPJS Kesehatan atau tidak sempat mengunjungi kanal layanan tatap muka lainnya seperti Mal Pelayanan Publik (MPP) dan BPJS Keliling, sekarang bisa mendapatkan pelayanan tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor,” jelasnya.
Menurut Titus, wilayah Kabupaten Banyuwangi yang sangat luas, pemanfaatan teknologi digital melalui layanan BPJS Online sangatlah membantu. “Peserta bisa berkonsultasi langsung dengan petugas BPJS Kesehatan seperti mengurus administrasi serta informasi dan pengaduan melalui media Zoom Meeting,” ujarnya.
Titus menambahkan, dalam pelaksanaan BPJS Online membutuhkan peran aktif dan kerja sama dari berbagai pihak. Koordinasi yang baik antara desa, kelurahan, dan komunitas sangat diperlukan untuk menjadwalkan serta menyebarluaskan informasi layanan kepada masyarakat. Perangkat Desa juga berperan penting dalam mempersiapkan sarana prasarana pendukung pelaksanaan BPJS Online.

“Pelaksanaan BPJS Online diawali dengan penyampaian informasi kegiatan oleh perangkat desa kepada peserta sebelum hari pelaksanaannya serta pendampingan pada saat hari pelaksanaan,” terang Titus.









