Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang turut mendampingi mengungkapkan bahwa aksi tersebut berlangsung spontan dan tidak tercantum dalam jadwal resmi kunjungan.
“Ini di luar agenda. Mungkin karena mendekati tahun ajaran baru, Wapres ingin memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim,” ujar Ipuk.
Menurut Ipuk, Pemkab Banyuwangi memang konsisten memberi perhatian kepada anak-anak yatim. Dalam setiap kegiatan pemerintah daerah, santunan untuk anak yatim menjadi bagian tak terpisahkan. Bahkan, setiap bulan Muharam digelar Festival Anak Yatim sebagai ajang wisata, edukasi, dan pemberdayaan.
“Kami percaya, berbagi kebahagiaan dengan anak yatim bisa menghadirkan keberkahan bagi daerah,” tutupnya.











