Banyuwangi, seblang.com – Upaya pencarian korban hanyut di aliran Sungai Kalibaru akhirnya membuahkan hasil. Korban bernama Abian Alfi Aditya (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 22.15 WIB di wilayah Afdeling Sumbertempur, Kalitlepak, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dari hasil penemuan tersebut, jasad korban diperkirakan berada sekitar 6 kilometer dari titik awal lokasi kejadian (TKP).
Korban pertama kali ditemukan oleh Rizky (35), warga Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, yang saat itu sedang memancing di sekitar lokasi.
“Saat saya memancing, saya melihat benda mencurigakan di aliran sungai. Karena siangnya saya sudah mendengar informasi tentang anak yang hanyut, saya menduga benda tersebut adalah tubuh korban. Selanjutnya saya langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Glenmore,” tuturnya, Sabtu (7/3/2026).
Mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Glenmore bersama tim Basarnas dan warga setempat langsung menuju lokasi penemuan. Proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan unsur kepolisian, relawan, serta masyarakat sekitar yang sejak awal turut membantu proses pencarian.
Setelah berhasil dievakuasi dari aliran sungai dan dipastikan sebagai Abian Alfi Aditya, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas sebagai takdir.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas peran serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga akhirnya korban dapat ditemukan.
Menurutnya, keberhasilan menemukan korban tidak lepas dari kerja sama antara aparat, tim penyelamat, dan warga sekitar yang sejak awal melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai.
“Sejak laporan kejadian diterima, anggota kami bersama tim Basarnas dan masyarakat langsung melakukan upaya pencarian dengan menyisir beberapa titik di sepanjang aliran Sungai Kalibaru. Kami juga berkoordinasi dengan warga di wilayah yang dilalui aliran sungai untuk membantu memantau apabila ada tanda-tanda korban ditemukan,” ujar AKP Budi Hermawan.
Ia mengakui kondisi arus sungai yang cukup deras serta kontur sungai yang panjang menjadi tantangan tersendiri dalam proses pencarian. Meski demikian, berkat kerja sama semua pihak, korban akhirnya dapat ditemukan meskipun dalam kondisi meninggal dunia.
“Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang cepat memberikan informasi ketika menemukan korban sehingga proses evakuasi bisa segera dilakukan,” pungkasnya.
Polsek Glenmore juga mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas di sekitar sungai, khususnya yang melibatkan anak-anak.











