Dari sisi hiburan, Aston juga menghadirkan suguhan yang tak biasa. Salah satu yang paling menyita perhatian adalah penampilan Robby Constantine, pesulap ekstrem dengan aksi menegangkan seperti throwing knife yang sukses membuat tamu menahan napas.
“Mas Robby sudah dua kali tampil di Banyuwangi saat tahun baru. Kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda, karena untuk level seperti ini di Banyuwangi memang belum banyak,” tambah Catur.
Sepanjang malam, panggung di Blambangan Ballroom terus hidup. Acara dibuka dengan Tari Gandrung, berlanjut dengan live music, lawakan segar, Tarian Jaran Kepang, Jaranan Buto, hingga beberapa sesi magic show. Doorprize dan grandprize ikut menambah keseruan, sebelum seluruh tamu larut dalam euforia countdown menyambut Tahun Baru 2026 tepat pukul 00.00 WIB.
Lebih dari sekadar hiburan dan makan malam, Catur berharap acara ini memberi pengalaman berkesan sekaligus edukasi budaya.
“Kami ingin memberi suguhan yang berbeda kepada para tamu, bukan hanya dari sisi makanan, tapi juga edukasi tentang Banyuwangi, terutama bagi tamu dari luar daerah. Ini juga bentuk dukungan Aston dalam memajukan pariwisata Banyuwangi,” tuturnya.
Dari sisi okupansi, perayaan ini juga membawa dampak positif. Selama libur akhir tahun, tingkat hunian kamar Aston Banyuwangi menembus angka 95 persen.///












