Dari semua korban Covid-19, dimana anak anaknya yatim piatu di verifikasi oleh dinas P3AK. Selanjutnya untuk pembiayaan BPJS nya ditanggung oleh RS bhayangkara se Jatim.
“Kegiatan ini akan terus kita laksanakan sampai anak anak tersebut dewasa berumur 20 tahun. Dan kita berharap kartu prioritas yang kami berikan kepada mereka juga berguna untuk memonitoring kesehatan anak anak tersebut jika membutuhkan bantuan kesehatan,” bebernya.
Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan kehadiran RS bhayangkara Biddokkes polda jatim dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, David Bangun, Direktur perluasan dan pelayanan BPJS Kesehatan, menyebutkan, kita benar benar bersama sama bukan hanya BPJS Kesehatan tetapi seluruh Stakeholder mendorong tercakup nya kesehatan semesta atau yang biasa kita sebut dengan Universal Health Coverage.
“Mulai dari Januari 2022 seluruh peserta dalam mengakses layanan kesehatan cukup menggunakan KTP. Jadi terima kasih kepada badan usaha yang sudah menunjukkan komitmennya mensukseskan program jaminan kesehatan nasional ini,” ucapnya.
“Bahkan untuk donasi bahwa dari polda jawa timur sudah memberikan perhatian termasuk pada anak anak korban Covid-19. Dan itu merupakan bantuan yang sangat bermanfaat bagi mereka,” sebut dia.//////












