Bhabinkamtibmas Pores Mojokerto Pilih Bertani Usai Berdinas

by -86 Views
Wartawan: Rahmat
Editor: Herry W. Sulaksono
Usai melepas tugas, Bripka Mulyono melangkah ke sawah di Desa Kedungmungal yang dikelolanya untuk menyemai sendiri bibit padi di pematang sawah.


Terlebih, terciptanya canda gurau sesama petani saat menyeruput kopi di sela-sela bercocok tanam.

“Gak tau yah, sejak pindah dari Jakarta itu kok terasa senang ke sawah. Ke sawah cuman lihat tanaman segar-segar, sehat. Kadang bawa kopi ngobrol sama petani di desa,” jelasnya.


Yah, selain itu, Muliono memang mengaku, keinginan menjadi peternak juga ingin dilakoninya. Namun, modal dan lahan yang terlampau besar mengurungkan niatnya saat ini.

Lalu memilih mewujudkan mimpinya dengan menjadi seorang petani terlebih dahulu, yang sekaligus menjadi abdi negara, polisi.

“Kalau pandangan pribadi untuk mencari usaha lain yang masuk dipikiran saya, yaitu bertani sama beternak. Kalau beternak modal cukup banyak dan lahan cukup luas, jadi saya milih yang bertani. Selain itu juga biar gak susah lah beli beras,” pungkasnya semringah.

Kapolsek Pungging AKP Selimat mendukung langkah anggotanya yang memang memiliki kemauan keras untuk mendukung ketahanan pangan seperti program yang digadang-gadang Presiden RI Prabowo saat ini.

“Saya selaku Kapolsek Pungging sangat mendukung dan mengapresiasi atas pekerjaan yang dilakukan mas Mulyono, yang tentunya menginspirasi anggota lainnya,” ucap Selimat.

Selimat pun mengapresiasi anggotanya yang tanpa pamrih memberikan pertolongan terhadap ternak warga yang sakit. Bripka Muliono memang memiliki latar belakang pendidikan peternakan di IPB.

“Tak jarang juga ketika ada ternak warga yang sakit, Mas Muliono selalu sigap membantu ternak yang sakit tersebut,” tambah Selimat.(rahmat)

iklan warung gazebo