Berharap Berkah, Masyarakat Cungking  Banyuwangi Ritual Resik Kagungan

by -3291 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono


“Tombak Gagak Rimang ini pusaka Buyut Cungking yang spesial. Konon dulu terdapat dua tombak, satu dipegang Presiden Soekarno dan satu lagi di Cungking ini,” ujar Jam’i, Juru Pelihara Makam Buyut Cungking sembari membersihkan tombak.

Ritual Resik Kagungan telah berlangsung turun-temurun sejak ratusan tahun lalu. Buyut Cungking merupakan tokoh yang sangat dihormati di kalangan masyarakat Cungking, dipercaya sebagai pendiri desa dan memiliki peran penting dalam menyebarkan ajaran agama Islam di wilayah tersebut.

Pusaka-pusaka yang dibersihkan dalam ritual ini dipercaya memiliki kekuatan spiritual dan menjadi simbol kesatuan masyarakat.

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, Ritual Resik Kagungan juga memiliki makna yang lebih dalam dan dipercaya dapat membawa berkah, keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Cungking.

Proses pembersihan pusaka dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti jeruk nipis, katul dan bambu mengandung makna yang mendalam tentang penyucian diri dan penyucian benda-benda sakral.

iklan warung gazebo