“Ini dilakukan supaya tidak ada perbedaan antara pegawai dinas yang satu dengan dinas yang lain, semuanya memiliki kontribusi yang sama dalam bidangnya masing masing,” ujarnya.
Bung Karna berharap ketika petugas kebersihan ini diusulkan jadi ASN PPPK jangan sampai tidak semangat lagi, terus dipertahankan sehingga dapat adipura di tahun 2023, Bupati juga menambahkan jika dirinya mempunyai tanggung jawab untuk bisa mensejahterakan seluruh aparatur yang ada termasuk tenaga honorer di DLH.
Selain itu, disela sela acara Bung Karna juga berjanji akan memberikan uang lembur lagi, karena waktu itu ada pandemi covid 19 sehingga kena refokosing anggaran.
“Bung Karna memastikan tahun 2023 pada anggaran PAPBD ini uang lembur untuk 570 petugas kebersihan kita usahakan sudah bisa masuk dianggaran, termasuk honornya petugas kebersihan juga saya pikirkan,” imbuhnya.
Oleh karena itu, APBD tahun 2023 ini sudah selesai dan sudah di tetapkan maka tahun 2024 sesuai pengajuan Kepala Dinas DLH ke BKAD honornya juga akan kita perhatikan dan kita tambah.
Sementara itu, Kepala DLH Situbondo, Akhmad Yulianto, menjelaskan bahwa fokus penilaian Adipura Tahun 2022 lalu adalah pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA).
“Alhamdulillah, DLH Situbondo telah memiliki tiga TPA. Diantaranya TPA di Sliwung untuk wilayah tengah, di TPA Asembagus untuk wilayah timur dan TPA di Banyuglugur untuk wilayah barat,” ujar Mantan Kepala Inspektorat Kabupaten Situbondo ini, pungkasnya./////












