Belajar Sejarah Seni Batik Khas Banyuwangi dari “Mbah Sum” Pembatik Tertua yang Usianya Hampir Seabad

by -2565 Views


Banyuwangi, seblang.com – Batik selama ini dikenal sebagai salah satu warisan Nusantara yang mendunia. Bahkan, saking ikoniknya, batik ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada 2 Oktober 2009.

Nah! Jika bicara tentang batik, Banyuwangi tidak bisa dilepaskan dari Temenggungan, sebuah wilayah di jantung kota yang merupakan sentra batik paling tua di Banyuwangi.


Konon, ketika terjadi perpindahan pusat pemerintahan Kadipaten Blambangan dari daerah Ulupampang (Muncar) ke hutan Tirtaganda pada tahun 1774, Temenggungan merupakan kampung pertama yang di bangun.

Kampung ini terletak di belakang Kadipaten Blambangan atau jika masa kini Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Kampung Temenggungan merupakan tempat bermukimnya para pejabat pemerintahan pada masa itu.

Menurut penuturan beberapa pebatik Banyuwangi, sejak 1950-an di Temenggungan Banyuwangi banyak ditemui perajin batik. Hampir setiap rumah di situ adalah perajin batik. Di sanalah usaha Batik Banyuwangi berawal.

Jejak Temenggungan sebagai Kampung Batik pada masa lalu masih bisa dilihat pada seorang pembatik tertua di Banyuwangi yang mungkin juga di Indonesia .

Dia adalah Kulsum (94) yang hingga kini masih eksis terus berkarya.

Saat seblang.com berkunjung, terlihat asap mengepul dari tungku perapian tradisional di samping rumahnya yang berlokasi di Lingkungan Gajah Oling, Kelurahan Temenggungan Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *