Untuk bazar ramadan, lanjutnya, berlangsung hingga H-3 sebelum lebaran.
“Kebanyakan yang berjualan di sini adalah warga sendiri. Soal kemacetan jalanan, Insyaallah warga memaklumi kan setahun sekali,” ujarnya.
“Sedangkan jalan kendaraan hanya membuka salah satu double way, dijadikan dua arah. Satunya untuk tempat Pasar Ramadan ini,” sambungnya.
Terpisah, salah seorang pengunjung Pasar Ramadan Armevia Nilam Putri Irawan (20) mengaku senang dengan adanya Pasar Ramadan yang berada di daerah perumahan itu.
Kata perempuan yang akrab disapa Memey ini, adanya Pasar Ramadan ini dinilai lebih dekat dan bermanfaat untuk memberdayakan potensi UMKM warga setempat.
“Apalagi yang saya tahu tadi, ada warga yang sudah sepuh (lansia, red), juga berjualan untuk mencari rezeki di suasana ramadan kali ini. Jadi Insyaallah bermanfaat,” ucapnya.
“Untuk lokasinya enak tidak jauh dari rumah, khususnya warga di sekitaran kelurahan Tegal Besar. Lebih dekat dengan rumah. Kebutuhan takjil, menu makanan rumah untuk buka puasa, sayuran, ada semua,” pungkasnya.











