Banyuwangi Sabtu Sore Gelar Pentas Gandrung Sewu 2022 Sumunare Telatah Belambangan

by -1941 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono

“Seluruh aspek kehidupan berubah tatanan, urusan ekonomi porak-poranda. kekerabatan menjadi renggang dibuatnya, satu sama lain tak bisa saling tegur sapa apa lagi harus bekerja bersama-sama seperti sedia kala,” jelas Bram panggilan akrab Kepala Disbudpar Banyuwangi.

Lebih lanjut dia mengungkapkan pihak Keraton Belambanngan semakin kebingungan karena pageblug juga menelusup memasuki pagar istana hingga Sang Putri Dewi Sekardadu terserang penyakit aneh. Ditengah upaya pencarian obat penyembuh Dewi Sekardadu, di pihak rakyat, korban terus berjatuhan.

Dari hasil meditasi, semadi dan munajat yang dilakukan para punggawa dan keluarga istana pada akhirnya mendapatkan titik terang, yakni hadirnya Sang Pertapa Muda Bernama Syech Maulana Ishak. Dengan segala kemampuan dan kejernihan komunikasinya dengan sang penentu segalanya, pageblug sirna dari Bumi Belambangan. Bahkan seluruh telatah menjadi terang-benderang. sebab cahaya kebenaran Ilahiyah senantiasa menuntun langkah hidup sebagian masyarakatnya.

“Atas keberhasilan itu, Syech Maulana Ishak dinikahkan dengan Dewi Sekardadu. Pada perkembangan sejarah selanjutnya, lahirlah Joko Samudro yang kemudian kita kenal sebagai Sunan Giri,” imbuh pejabat asli Banyuwangi tersebut.

Sebagai persiapan akhir para penari melakukan gladi bersih di Pantai Marina Boom yang disaksikan langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama beberapa tamu, pimpinan SKPD dan undangan lain.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *