Sementara rata-rata kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi untuk komoditas cabai rawit sebanyak 272 ton per bulan, cabai merah besar 323 ton per bulan, dan bawang merah 383 ton per bulan.
“Artinya stok cabai dan bawang merah kita masih surplus. Harapannya, dengan pasokan yang terus terjaga, harga komoditas cabai dan bawang merah tetap stabil,” harap Ilham.
Selain dua komoditas tersebut, stok komoditas pangan yang lain juga diklaim aman. Berdasarkan data neraca pangan pokok tahun 2022, ketersediaan beras Banyuwangi sebesar 424.987 ton, sedangkan kebutuhan masyarakat hanya sebesar 165.411 ton, atau terjadi surplus beras sebesar 259.576 ton.
Kondisi surplus juga terjadi pada komoditas jagung sebesar 195.171 ton, daging sapi 70,39 ton, daging ayam ras 1.102 ton.
Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga memastikan ketersediaan BBM, elpiji, dan beras terjaga memasaki bulan Ramadan hingga Lebaran mendatang. Ipuk mengunjungi Depo Pertamina Tanjung Wangi dan Gudang Bulog di Ketapang Banyuwangi pekan kemarin. (*)









