Banyuwangi Mulai Implementasikan Masterplan Pengolahan Sampah Terintegrasi ke Desa-Desa

by -2229 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono


Banyuwangi, seblang.com  – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah mengambil langkah konkrit dalam implementasi masterplan sistem pengelolaan sampah terintegrasi ke tingkat desa.

Sebanyak 15 desa dipilih sebagai lokasi pilot project untuk menerapkan masterplan atau Dokumen Rencana Induk Persampahan (DRIP) jangka panjang.


Desa-desa yang terlibat antara lain Desa Purwodadi (Gambiran), Kluncing (Licin), Glagah (Glagah), Sumberberas (Muncar), Tembokrejo (Muncar), Setail (Genteng), Sidodadi (Wongsorejo), Tamansari (Licin), Genteng Wetan (Genteng), dan beberapa desa lainnya.

Kolaborasi dengan Avfall Norge, Asosiasi Persampahan Norwegia, melalui Program Clean Ocean Through Clean Communities (CLOCC) menjadi landasan dalam implementasi ini.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, telah melakukan pertemuan dengan CEO Avfall Norge, Runar Bålsrud, untuk membahas detail implementasi tersebut di Kantor Bupati Banyuwangi pada 7 Februari 2024.

Ipuk melibatkan peran penting anak-anak muda yang tergabung dalam Yayasan Rijik Pradana Wetan sebagai tim pendamping program. Mereka akan aktif dalam memfasilitasi pengelolaan sampah secara terintegrasi di setiap desa.

“Meskipun dimulai dengan 15 desa sebagai pilot project, tujuan kami adalah untuk meluaskan implementasi ini ke seluruh wilayah Banyuwangi,” kata Ipuk.

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *