Dia menegaskan di wilayah Banyuwangi Alhamdulillah sampai hari ini belum ditemukan semoga tidak ada. Meskipun sekitar 1 (satu) bulan yang lalu ada beberapa laporan dari warga yang ada di Gambiran, Cluring dan kecamatan Muncar. Kemudian dari titik-titik tersebut petugas melakukan Surveilans dan mengambil sampel untuk diteliti lebih lanjut.“Alhamdulillah hasil laboratorium dari Balai besar Wates di Yogjakarta hasilnya negatif,” tambahnya.
Drh Nanang menambahkan bagi peternakdan masyarakat apabila menghendaki disinfektan silakan menghubungi petugas kesehatan hewan dilapangan. Beberapa waktu lalu pihaknya sudah mendistribusikan sekitar 7.000 liter seluruh kabupaten Banyuwangi lewat para petugas lapangan yang ada di kecamatan untuk penyemprotan penyemprotan kandang untuk mencegah PMK maupun LSD.
Apabila warga menemukan hewan ternak yang diduga terkena PMK maupun LSD diharapkan untuk tidak panik dan tetap berusaha berkegiatan terkait dengan produksi sapi.
“Yang penting kami tidak bosan-bosannya menyampaikan pada warga untuk selalu menjaga bio security darkandang. Tidak mendatangkan hewan ternak terutama yang dari arah barat dari Jawa Tengah (Jateng) maupun kabupaten/ kota di wilayah Jawa Timur (Jatim) wilayah barat yang berbatasan langsung dengan Jateng,” pungkas Drh Nanang./////












