Banyuwangi Luncurkan Program Banyuwangi Hijau Upaya Perluas Layanan Persampahan

by -51 Views
Wartawan: Nurhadi
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Banyuwangi saat melakukan tele conference dengan Staf Dinas Lingkungan Hidup yang ada di TPS Desa Karetan Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi


Banyuwangi, seblang.com – Kita tidak hanya membangun infrastruktur tetapi sedang menanamkan harapan bagi kabupaten yang kita cintai. Harapan generasi mendatang bisa hidup di bumi yang lebih sehat dan mewarisi krisis yang kita abaikan hari ini.

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Bupati Ipuk Fiestiandani dalam Peluncuran Program Banyuwangi Hijau Fase 2 dan Fase 3 Aksi Nyata Dampak Nyata Berkelanjutan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan Banyuwangi pada Kamis (22/5/2025).


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara resmi meluncurkan Fase 2 dan Fase 3 program Banyuwangi Hijau, memperluas cakupan layanan pengelolaan sampah menuju skala kabupaten. Peluncuran ini menandai tonggak penting dalam komitmen daerah untuk menyediakan akses layanan persampahan bagi seluruh warga Banyuwangi.

Sejak diresmikan oleh Bupati pada 21 Februari 2022, Banyuwangi Hijau Fase 1 telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Pada 16 September 2023, bertepatan dengan Hari Bersih-bersih Sedunia, Tempat Pengolahan Sampah (TPS) Balak diresmikan sebagai pusat pengolahan untuk fase pertama.

TPS ini berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar dan mampu mengolah hingga 84 ton sampah per hari. TPS Balak kini melayani kebutuhan pengolahan sampah untuk sekitar 250.000 penduduk yang tersebar di 47 desa di 6 kecamatan.

Untuk mendukung operasionalnya, telah tercipta 83 lapangan kerja baru serta melibatkan 8 sanitarian, 100 fasilitator, 361 tim pendata pelanggan, dan berbagai komunitas baik di tingkat desa maupun kabupaten.

Melalui kolaborasi erat antar organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, dan mitra nasional maupun internasional, program ini menjadi model pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat yang mendapat apresiasi luas.

Bupati Banyuwangi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan, serta mitra program seperti Borealis, mitra jangka panjang sejak Project STOP Muncar 2018, dan Clean Rivers, mitra strategis dalam perluasan cakupan layanan program ini.

iklan warung gazebo