Banyuwangi Dorong Strategi Kolaboratif Tangkal Penyakit, Nakes Diminta Gandeng Tokoh Masyarakat

by -76 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W. Sulaksono
Bupati Banyuwangi saat meninjau layanan kesehatan di Puskesmas Sobo

“Orang jangan periksa hanya saat sakit. Ajak warga yang masih sehat untuk melakukan deteksi dini. Kalau perlu, petugas jemput bola,” tegas Ipuk.

Banyuwangi juga meluncurkan sejumlah program peningkatan layanan kesehatan, salah satunya adalah Puskesmas Asuhan Spesialistik untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Program ini melibatkan 38 dokter spesialis kandungan (SpOG) dan anak (SpA) dari seluruh rumah sakit di daerah, baik milik pemerintah maupun swasta.

Para dokter dijadwalkan hadir di puskesmas minimal sebulan sekali untuk memberikan pendampingan, konsultasi, serta kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan.

Selain itu, penguatan fasilitas kesehatan juga terus dilakukan. Seluruh puskesmas secara bertahap dilengkapi alat deteksi dini penyakit tidak menular, seperti elektrokardiograf untuk skrining jantung, fotometer, Probe Linier untuk skrining kanker payudara, spirometri, hingga sensor CO analyzer untuk skrining perokok.

iklan warung gazebo

iklan warung gazebo