Bahkan beberapa kendala tersebut diatas juga menjadi pembahasan dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indionesia (Apkasi). “Sehingga hal-hal terkait rekomendasi KASN akan segera ditindak lanjuti. Kami akan menggelar lelang jabatan atau seleksi dan promosi jabatan publik secara terbuka atau yang biasa disebut dengan open bidding dari beberapa SKPD akan kami usulkan untuk memilih tiga terbaik untuk diserahkan kepada kepala daerah untuk menentukan layak menduduki jabatan eselon II B,” jelas pejabat asal Srono tersebut.
Mantan dosen Untag Banyuwangi itu menuturkan saat ini di lingkungan Pemkab Banyuwangi ada sekitar dua belas jabatan yang diisi oleh Plt. Antara lain; Kepala Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan lain sebagainya.
Bahkan beberapa waktu lalu Menpan-RB mengumpulkan ASN kebetulan pas disana dan diajak diskusi karena pernah menjadi salah seorang alumni Plt yang sebenarnya juga ada kelebihan dan kekuranagan atau plus minusnya, tambah H Mujiono.
“Kelebihan Plt antara lain; semangat kerjanya sangat tinggi, bisa dilihat karakternya seperti apa.Kekuranganya antara lain; Plt tidak diketahui secara persis kinerjanya saat berkomunikasi karena pejabat eselon II banyak membuat kebijakan,” pungkasnya./////












