Abi menduga penerapan aktif biasanya hanya dilakukan pada saat peletakan pondasi besi yang digotong beberapa pekerja dan mengaduk semen dan pasir. Itupun hanya sebatas pejabat tertentu saja, selebihnya pada saat pekerjaan berjalan hampir tidak difasilitasi peralatan K3.
“Lebih tepatnya formalitas saja, untuk pejabat dan petinggi di awal pekerjaan, Sedangkan yang berisiko tinggi adalah pekerja lapangan selama pekerjaan itu berlangsung,” ungkapnya.
Besar harapan bagi pemerintah untuk selalu mengawasi proyek-proyek yang bandel atau nakal agar mentaati,menjalankan aturan serta mengutamakan keselamatan dalam bekerja./////////











