Situbondo, seblang.com – Fenomena kuliner unik tengah melanda kawasan Burnik City. Bakso Lonyang, kedai yang menawarkan bakso berukuran raksasa, kini menjadi buruan para pencinta kuliner. Inovasi bakso jumbo ini bahkan mampu mendongkrak omzet pemiliknya hingga jutaan rupiah per hari.
Berbeda dengan bakso pada umumnya, menu andalan di kedai ini adalah Bakso Lonyang Jumbo. Dengan harga Rp75.000 per porsi, pembeli akan mendapatkan bakso seberat kurang lebih satu kilogram. Di balik ukurannya yang tak biasa, bakso ini berisi irisan urat kenyal, telur puyuh, lulur/gajih gurih, serta pentol kecil di dalamnya.
Bakso tersebut dibuat dari perpaduan daging sapi dan ayam, menghasilkan tekstur lembut dengan cita rasa gurih yang memanjakan lidah.

Kesuksesan Bakso Lonyang tak lepas dari peran media sosial. Pemilik usaha, Rusdi, mengaku usahanya semakin dikenal luas setelah mendapat perhatian dari orang nomor satu di daerah tersebut.
“Alhamdulillah, Bakso Lonyang viral sejak Bapak Bupati membuat konten tentang bakso jumbo kami. Sejak saat itu, omzet harian terus meningkat hingga mencapai jutaan rupiah,” ujar Rusdi, Rabu (4/3/2026).
Selain cita rasa, daya tarik kedai ini juga terletak pada lokasinya di kawasan Burnik City yang rindang dan asri, sehingga pengunjung betah makan di tempat.
Salah satu pengunjung, Inul asal Panarukan, yang datang bersama keluarganya untuk berbuka puasa, mengaku terkesan dengan pengalaman pertamanya mencicipi bakso jumbo tersebut. “Rasanya enak dan mantap, ukurannya benar-benar luar biasa,” ungkapnya.
Tak hanya bakso, pusat kuliner Burnik City juga menyajikan beragam pilihan makanan lain, seperti jajanan tradisional, ikan tongkol asap bakar, kue donat, ayam goreng, martabak mini, mi ayam, serta aneka varian es segar.
Bakso Lonyang buka setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga menjelang Magrib. Bagi pencinta tantangan kuliner, pastikan perut dalam keadaan kosong sebelum menyantap bakso seberat satu kilogram ini.//////////











