Sejumlah program unggulan menjadi ciri khas Darun Najah, di antaranya: kajian Kitab Kuning berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Program Bilingual (Bahasa Arab dan Inggris) Integrasi Sains dan Teknologi dan pengembangan Soft Skills dan Keterampilan Hidup serta Madrasah Diniyah (Madin) dan Madrasah Qur’aniyah.
Selain itu, Darun Najah juga menyelenggarakan jenjang pendidikan lengkap, mulai dari TPQ, MTs, MA, hingga SMP dan SMA formal terintegrasi, sehingga santri memperoleh bekal keilmuan agama dan umum secara seimbang.
“Ayo Mondok kami arahkan untuk anak-anak muda yang belum mengenal pesantren, belum memahami pendidikan agama secara mendalam. Di pesantren ini, mereka dibina akhlaknya, dikuatkan keilmuannya, dan ditanamkan ketauhidan yang kokoh,” terang Gus Masyfu’ Zuhdi.
Lebih jauh, Gus Masyfu’ Zuhdi menegaskan bahwa pesantren bukan hanya mencetak lulusan yang paham agama, tetapi juga generasi yang siap memberi dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa.
“Pesantren mencetak generasi dari akhlak, keilmuan, hingga ketauhidan. Dari sinilah lahir generasi yang punya impact—impact sosial, impact moral, dan impact untuk membangun bangsa, termasuk dalam pengembangan teknologi,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pondok pesantren adalah tonggak sejarah pendidikan bangsa yang harus terus diperkuat eksistensinya di tengah perubahan zaman.
“Dengan Ayo Mondok, kita gelorakan kembali agar generasi mendatang lebih tertata kehidupannya, lebih kuat pondasi agamanya, dan siap menghadapi masa depan tanpa kehilangan jati diri,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi nilai Ayo Mondok dan sistem pendidikan terpadu yang dijalankan PPAI Salafiyah Darun Najah, pesantren kembali ditegaskan sebagai ruang strategis pembentukan peradaban, yang berakar kuat pada nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Gerakan Nasional “Ayo Mondok” adalah inisiatif dari kalangan pesantren di bawah naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama (NU), sebuah gerakan kampanye untuk mempromosikan pendidikan pesantren sebagai pilihan pendidikan karakter yang relevan, modern, dan unggul,











