Hingga akhirnya korban terjatuh dan tercebur ke dalam sungai kanal saluran irigasi yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya.
“Korban ini tercebur ke sungai, karena sepeda roda tiganya tergelincir dan tersangkut di pinggir kanal,” jelas Rohman.
Peristiwa jatuhnya korban ini diketahui oleh orang tua korban, Jaenuri (22). Melihat anaknya jatuh ke sungai, Jaenuri langsung masuk ke dalam kanal saluran irigasi bersama sama dengan warga lainnya untuk mencari korban.
“Kurang lebih setengah jam, korban baru berhasil ditemukan. Tubuh almarhum terseret aliran sungai hingga 100 meter dari tempat jatuhnya korban,” jelas Rohman.
Selanjutnya, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kebondalem, Bangorejo, dan dinyatakan telah meninggal dunia.
“Atas kejadian ini, pihak keluarga korban menerimanya sebagai musibah. Mereka menolak dilakukan otopsi. Kini jenazah korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.////











