Lebih lanjut Andri menjelaskan bahwa sembilan belas orang WBP tersebut merupakan narapidana dengan pidana umum yang terdiri dari tujuh belas orang pria dan dua orang wanita. “Serta yang bersangkutan bukan merupakan residivis atau pengulangan tindak pidana” imbuhnya.
Dalam arahannya, Andri menghimbau agar mereka yang mendapatkan hak asimilasi di rumah tetap menjaga diri dan mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Virus Covid-19, serta menghindari pengulangan tindak pidana.
“Jika ada yang terbukti melakukan pengulangan tindak pidana, tentunya akan kami tarik kembali ke Lapas Banyuwangi dan akan ditempatkan di sel khusus” tegasnya.
Sembilan belas narapidana tersebut, kata Andri, belum dinyatakan bebas secara murni, mereka berada dalam pemantaun ketat dan mengikuti aturan-aturan dari Balai Pemasyarakatan Jember.
“Mereka wajib melakukan pelaporan secara rutin ke Pos Balai Pemasyarakatan Jember yang ada di Lapas Banyuwangi sampai pidana mereka benar-benar dinyatakan telah selesai” pungkas Andri.//












