Bupati Rio menekankan bahwa pendekatannya dalam pengentasan kemiskinan tidak hanya berfokus pada bantuan langsung. Ia melihat setiap individu yang berada di bawah garis kemiskinan sebagai prioritas, tanpa membedakan kategori “ekstrem” atau “bukan ekstrem”. “Semua sama bagi saya,” tegasnya, menyoroti pentingnya memperbaiki akar masalah.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memberdayakan sektor pertanian, Kelautan, dan UMKM lainnya. “Langkah ke depan yang akan kita ambil seperti kegiatan hari ini,” kata Bupati, merujuk pada inisiatif untuk mengorganisir para petani muda.
Program ini akan memberikan insentif kebijakan dan insentif fiskal, serta permodalan dan pelatihan.
Pengembangan UMKM di bidang pertanian diharapkan menjadi instrumen utama untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat. Bupati yakin, dengan instrumen ini, tingkat kemiskinan akan terus berkurang. Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Situbondo juga berkomitmen untuk menjalin sinergi kuat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan masyarakat, untuk memastikan program-program pengentasan kemiskinan tepat sasaran. Melalui pendekatan yang holistik, kombinasi dari pemberdayaan ekonomi dan bantuan sosial, Situbondo optimis dapat mencapai target penurunan angka kemiskinan.///////











