Lebih lanjut anggota Komisi 1 DPRD Banyuwangi mengungkapkan pihaknya mengacungi jempol kepada aparat penegak hukum Jember yang secara berimbang mengamankan pihak yang terlibat konflik.
Harapannya masyarakat yang ada di luar tidak merasa galau, tidak terpancing dan terprovokasi sehingga ada ketenangan dan kondusifitas agar bisa bekerja merawat kebunnya lagi, tambah Samsul.
“Ke depan kami kami berharap untuk penyelesaian permasalahan di wilayah perbatasan itu, warga Banyuwangi- Jember duduk bareng, ngopi bareng dengan melibatkan anggota dewan dan tokoh masyarakat serta tokoh agama yang ada di Kalibaru dam Kecamatan Silo yang berada diperbatasan,” pungkasnya.
Sementara Abdul Ghofur anggota DPRD Banyuwangi asal Fraksi Gerindra menambahkan aksi premanisme yang berujung pembakaran rumah warga di Silo Jember beberapa waktu lalu menyita banyak perhatian banyak elemen masyarakat tak terkecuali para tokoh.
Dia mengapresiasi tindakan dan langkah cepat yang dilakukan Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo dalam menangani konflik yang terjadi.“Saya sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Kapolres Jember dalam upaya mengurai dan melakukan tindakan yang tidak hanya sepihak,” ujarnya.
Alumni Fakultas Unmuh Jember itu menuturkan, insiden pembakaran yang terjadi merupakan puncak kesabaran masyarakat Kalibaru atas tindakan premanisme yang dilakukan oknum. Sehingga tindakan tegas dan terukur aparat kepolisian harus mendapatkan apresiasi.
“Jujur, saya terlibat langsung saat masyarakat Kalibaru berdialog beberapa waktu lalu di Polres Jember. Dan semua permintaan masyarakat mendapatkan respon positif Kapolres Jember,”tambahnya.
Pihaknya yakin aparat penegak hukum bekerja secara prosfesional, transparan dan akuntabel, sehingga semua pihak diharapkan agar memasrahkan penuntasan persoalan yang terjadi.
“Biarkan proses hukum berjalan, hanya saja memang perlu juga mengupayakan intensitas dialog antara kedua belah pihak, utamanya para tokoh yang ada di Kecamatan Silo dan Kalibaru agar suasana aman nyaman dan kondusif benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.////









