Anak Diduga Depresi Bunuh Ibu Kandung di Pesanggaran Banyuwangi, Satu Korban Lain Luka Parah

by -32 Views
Wartawan: Teguh Prayitno
Editor: Herry W Sulaksono
Tersangka (tengah)

Banyuwangi, seblang.com – Aksi kekerasan dalam rumah tangga berujung maut terjadi di Dusun Ringinsari, Desa Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Selasa (31/3/2026) dini hari. Seorang pria berinisial AS (31) diduga menganiaya ibu kandungnya hingga tewas.

Kapolsek Pesanggaran, Kompol Maskur, S.H., mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di kawasan Kampung Baru, Lampon.

Pelaku diduga mengalami depresi dan melakukan penganiayaan terhadap ibu kandungnya sendiri,” ujarnya.

Korban tewas diketahui bernama Suratun (65). Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka robek di bagian kepala.

Tak hanya itu, satu korban lain bernama Dedi (45), rekan kerja pelaku, turut menjadi sasaran. Ia mengalami luka berat pada tangan hingga jari putus dan saat ini dirawat di RS Al Huda Genteng.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Dalim, yang mendengar keributan disertai teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

Saat mendatangi lokasi, saksi mendapati dua orang telah tergeletak bersimbah darah. Pada saat yang sama, pelaku terlihat masih berada di dalam rumah sambil membawa senjata tajam.

Pelaku membawa parang dan pisau. Saksi kemudian menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga serta petugas jaga,” terang Maskur.

Warga bersama petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban.

Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa parang, pisau, serta sebatang kayu yang diduga digunakan dalam penganiayaan tersebut.

Berdasarkan keterangan sementara, pelaku diketahui kerap menunjukkan perilaku emosional dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga disebut mengalami depresi sejak berpisah dengan istrinya beberapa tahun lalu.

Pelaku saat ini sudah diamankan di Polsek Pesanggaran. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemeriksaan kondisi kejiwaannya,” tegas Kapolsek.

Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian untuk mengungkap motif serta memastikan kondisi psikologis pelaku secara menyeluruh.///////////

iklan warung gazebo