Banyuwangi, seblang.com – Pagelaran Gandrung Sewu diramaikan dengan atraksi pelukis-pelukis Banyuwangi yang melukis lukis on the spot di kanvas raksasa berukuran 3 meter kali 5 meter. Mereka melukis langsung penari Gandrung dan kesenian khas Banyuwangi lainnya, yang salah satunya barong di Pantai Marina Boom, venue Gandrung Sewu, Sabtu (29/10/2022).
Para perupa tersebut dari ArtOs Nusantara. Mereka adalah Windu Pamor, Sugi Laros, Haruman Huda, Suryantara, Rahman Efendi. Ada juga Iwan Han, Cak To, Be Ben dan Asep.
Mereka mulai melukis sesaat sebelum Gandrung Sewu dimulai. Akhirnya, lukisan berjudul ‘Spiritualitas Gandrung’ tersebut rampung tepat saat Gandrung Sewu berakhir. Total 3 jam mereka melukis di depan kanvas besar berukuran 3m x 5m.
Lukisan Gandrung yang diapit dengan lukisan wajah Barong itu terlihat hidup. Goresan warna bercorak berani dan terlihat realistis.
“Kami memang sengaja melukis Gandrung di acara ini. Karena kita tahu Gandrung kesenian yang dicintai masyarakat Banyuwangi,” ujar Windu Pamor, salah satu perupa ArtOs Nusantara.
Menurut Windu, pihaknya sangat jarang bisa melukis on the spot di acara besar seperti Festival Gandrung Sewu. Namun, melukis Gandrung Sewu hal ini adalah impiannya sejak beberapa tahun event ini berlangsung. Apalagi, mereka melukis di kanvas besar.
“Alhamdulillah saat ini kami bangga menjadi salah satu bagian kesuksesan Festival Gandrung Sewu. Terima kasih Pemkab Banyuwangi yang memberikan kesempatan kepada kami dalam event ini. Kita harap event besar lainnya kita dilibatkan,” harapnya.











