Situbondo, seblang.com – Aliansi Argo Satu mendatangi Kantor DPRD Situbondo meminta untuk memfasilitasi duduk satu meja bersama Diskoperindag terkait persoalan maraknya rentenir yang berkedok koperasi. Hal ini dilakukan guna untuk memastikan jika Kota Situbondo bebas dari koperasi yang berkedok rentenir yang meresahkan masyarakat.
Banyak keluhan masyarakat maupun pedagang yang meresahkan adanya Koperasi atau Bank Keliling dari luar kota Situbondo yang garang dan ganas dalam cara penagihan sampai sampai tidak mengenal waktu hingga larut malam. Bunga pinjaman yang cukup tinggi, mulai dari 25% hingga 35%, siap menjebak para nasabahnya. Sasaran para rentenir yang berkedok koperasi ini pedagang kecil yang kekurangan modal.
Rudi salah satu aktivis asal Mimba’an yang tergabung dalam Aliansi Argopuro Satu (Argo Satu) Rabu, (14/12/2022) meminta kepada DPRD Situbondo untuk bisa duduk bareng bersama komisi II dan Diskoperindag untuk membahas temuan dan pengaduan terkait keresahan masyarakat adanya Koprasi dari luar daerah yang kurang manusiawi.









