Meski aksi solidaritas telah berlangsung di tiga politeknik, beberapa kampus lain di Jawa Timur belum menunjukkan rencana aksi serupa. Seorang dosen yang enggan disebutkan namanya menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini. “Kami sedang mempertimbangkan langkah terbaik untuk menyuarakan aspirasi kami. Solidaritas antarpoliteknik sangat penting dalam perjuangan ini,” katanya.
Gerakan ini mendapat dukungan luas, termasuk dari mahasiswa dan organisasi pendidikan. Sejumlah mahasiswa menyuarakan dukungan dengan harapan peningkatan kesejahteraan dosen dapat berkontribusi pada kualitas pendidikan di kampus.
Sebagai bagian dari gerakan nasional, aksi solidaritas ini diharapkan mampu mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki sistem tunjangan kinerja dosen. Semakin kuatnya solidaritas di politeknik negeri Jawa Timur meningkatkan harapan terciptanya keadilan bagi tenaga pendidik di seluruh Indonesia.










