Menurut Arief Rahman, petugas Damkar, setelah menerima laporan pihak Damkar Banyuwangi langsung turun tangan bersama BKSDA berupaya menangkap monyet yang cukup mengganggu tersebut.
“Kami menerima laporan pagi, kami langsung komunikasi dengan BKSDA untuk melakukan proses penangkapan,” jelas Arief
Upaya penangkapan monyet di lingkungan kantor Pemkab diwarnai aksi cukup dramatis. Monyet itu terus melompat-lompat, menaiki genting dan berpindah-pindah dari masjid hingga ke atap genting ruang Bappeda.
Petugas yang berupaya menangkap mencoba memancing monyet itu menggunakan buah pisang. Yang sudah ditaburi dengan obat tidur.
Monyet tersebut sempat mendekat dan memakan pisang tersebut namun petugas belum berhasil menangkap hingga monyet tersebut kemudian kembali menjauh.
Sekitar tiga jam menunggu, monyet itu seolah tidak menggubris petugas yang tengah berjibaku menangkap dan mengamankan.
“Karena monyet berada di atas genting dan terus melompat sehingga cukup menyulitkan petugas. Namun monyet sudah menjauh dari kantor bupati dan lari ke arah barat,” imbuhnya.////










