Dirinya menilai Wahyu Hidayat semakin menunjukkan arogannya dengan masih banyak gambarnya yg bertebaran di kota malang dengan logo dan slogan pemerintah kota malang.
“Wahyu Hidayat semakin menunjukkan arogannya dengan masih banyak ditemukan baliho besar dan banner dia yang mengatasnamakan Pj Wali Kota dan logo Pemkot Malang,” tegas Bambang.
Fakta tersebut merupakan sejarah baru yang sangat memalukan bagi sebuah kota yang berlabel kota pendidikan, sangat memalukan bagi proses pendidikan politik pada rakyat.
“Karena baru kali ini kota Malang punya dua sosok PJ yaitu Iwan Kurniawan sebagai PJ de jure dan Wahyu Hidayat secara de facto di mata publik masih dianggap PJ. Sekali lagi fakta yang memalukan bagi proses pendidikan politik pada rakyat, sangat memalukan,” tandas Bambang GW.
Beredar info bahwa Wahyu Hidayat masih menempati rumah dinas yang berada di Jalan Ijen Kota Malang yang seharusnya diperuntukkan Pj penggantinya Iwan Kurniawan.
“Mencuat kabar tentang rumah dinas yang tidak secara otomatis bisa ditempati Pj pengganti, beredar kabar beliau tinggal di hotel, karena rumah dinas masih ditempati Wahyu Hidayat. Kalau benar kabar tersebut maka sudah semestinya Wakil Rakyat melakukan investigasi karena hal tersebut akan menimbulkan penyimpangan anggaran,” pungkas Bambang GW.//////











