Menurutnya, kehadiran perwakilan dinas dalam acara ini menjadi nilai tambah. “Kebetulan juga ada perwakilan dari dinas yang hadir, sehingga aspirasi masyarakat bisa langsung ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Abdul Qodir membeberkan berbagai inspirasi yang ia serap selama kegiatan. “Mulai dari masalah kelangkaan pupuk, subsidi bibit, hingga infrastruktur. Semua itu memang menjadi kebutuhan masyarakat dalam menopang ketahanan pangan, dan sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia menekankan, DPRD berperan mendukung program ketahanan pangan melalui fungsi penganggaran, regulasi, dan pengawasan. “Untuk subsidi tetap melalui dinas. Sedangkan BUMDes lebih pada fungsi menopang dan menunjang kebutuhan dasar masyarakat, misalnya budidaya ternak, suplai bahan kebutuhan pokok, dan lainnya,” paparnya.
Abdul Qodir menegaskan bahwa peran BUMDes sangat vital. “Intinya, BUMDes berperan menopang program, sementara infrastruktur menjadi kewenangan eksekutif,” pungkasnya.











