Banyuwangi, seblang.com -DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna dengan agenda pengantar Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Kabupaten Banyuwangi tahun 2024, Selasa (15/08/2022).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara dan diikuti anggota dewan dari lintas fraksi. Hadir mengikuti rapat paripurna Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati, H Sugirah, Sekretaris Daerah, Mujiono, Asisten Bupati, Staf Ahli Bupati, Jajaran Kepala SKPD dan Camat.
Bupati Banyuwangi,Ipuk Fiestiandani saat membacakan nota pengantar KUA-PPAS APBD Tahun 2024 menyampaikan, mengingat dinamika yang masih tinggi secara global,asumsi indikator ekonomi makro nasional dan Provinsi Jawa Timur, maka pertumbuhan ekonomi Kabupaten Banyuwangi tahun 2024 diproyeksikan pada kisaran 4,81 persen. Indeks Pembengunan Manusia (IPM) diproyeksikan sebesar 71,75, tingkat aktivasi terbuka diproyeksikan 4,68 persen dan proporsi penduduk miskin diproyeksikan sebesar 7,32 persen dan Rasio Gini sebesar 0,31.
Pemerintah berharap perekonomian daerah akan bergerak lebih baik dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi masyarakat. upaya pemulihan ekonomi dilakukan dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang tersedia secara optimal, efisien, efektif dan akuntabel.
” Tema Pembangunan tahun 2024 yaitu Menguatkan Ketahanan Ekonomi dengan Menjada Stabilitas Sosial dan Infrastruktur Terintegrasi melalui ucap Kolaborasi, Inovasi dan Transformasi , ” Bupati Ipuk menghadap rapat paripurna.
Beberapa poin penting yang disampaikan dalam rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun anggaran 2024.
Bupati Ipuk menjelaskan, salah satu bagian penting dari belanja negara adalah transfer ke daerah dan dana desa (TKDD), dimana dalam kondisi global yang sangat dinamis pada tahun ini sangat mempengaruhi kapasitas fiskal pemerintah pusat, sehingga terdapat penyesuaian sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan pusat pemerintah .









