Banyuwangi, seblang.com– Sebanyak 500 pemain sepak bola usia muda dari Banyuwangi dan sejumlah kabupaten sekitar ambil bagian dalam seleksi terbuka tim Banteng Jatim FC U-17 yang digelar di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Sabtu (28/02/2026) malam.
Seleksi yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini menjadi kesempatan berharga bagi talenta muda dari Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Lumajang untuk merintis karier menuju sepak bola profesional.
Menurut Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, program seleksi pemain yang dilakukan secara terbuka ini bertujuan menjaring potensi dan talenta muda sepak bola berbakat dan berkualitas yang siap menjadi bagian dari skuad Banteng Jatim FC U-17. Tim tersebut ditargetkan kembali menjadi juara pada ajang Soekarno Cup 2026.

“Seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan pemain terbaik Banteng Jatim FC U-17 yang akan mewakili DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Soekarno Cup 2026,” ujar Daniel Rohi saat dikonfirmasi wartawan.
Ia menuturkan, untuk mengoptimalkan penjaringan dan memastikan jangkauan lebih merata, pihaknya memilih lima daerah sebagai lokasi pelaksanaan seleksi terbuka pemain Banteng Jatim FC U-17.
Adapun kabupaten/kota yang dipilih yakni Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Bangkalan, dan Kota Surabaya.
“Seleksi ini dilakukan secara profesional sehingga tidak ada kuota untuk masing-masing lokasi. Bisa saja di Banyuwangi ini kita tidak menemukan pemain terbaik. Yang akan diambil untuk menjadi skuad hanya 22 orang, sementara peserta seleksi lebih dari 500 orang,” tambah Daniel Rohi.
Ia menambahkan, terdapat sejumlah syarat dan kriteria yang harus dipenuhi peserta seleksi untuk bisa masuk dalam skuad Banteng Jatim FC U-17, antara lain pemain kelahiran tahun 2009–2010, memiliki postur tubuh ideal, skill individu mumpuni, serta fisik dan mentalitas yang sesuai dengan penilaian pelatih.
Proses seleksi terbuka ini berlaku untuk semua posisi, mulai dari penjaga gawang, bek, gelandang, hingga penyerang.
“Kita tutup mata, tidak boleh ada yang titip pemain agar bisa lolos. Semua objektif, termasuk jika itu anak pengurus partai sekalipun tidak boleh,” tegasnya.
Pendaftaran dilakukan melalui tautan bit.ly/SeleksiSoekarnoCup2026. Tim pelatih yang terdiri dari pelatih kepala, pelatih fisik, pelatih kiper, hingga analis data akan memantau langsung proses seleksi di setiap daerah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, seleksi kali ini dilaksanakan dengan metode pertandingan. Para pemain yang terdaftar dikelompokkan dalam beberapa tim untuk menjalani laga uji coba.
Selama pertandingan berlangsung, tim pelatih memantau kemampuan individu maupun kerja sama tim sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan untuk masuk skuad Banteng Jatim FC.
“Kami berharap bisa menemukan satu atau dua pemain yang selama ini belum terpantau dan memiliki kualitas di atas rata-rata,” imbuh Daniel Rohi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang juga pengurus PDI Perjuangan Provinsi Jawa Timur, menaruh harapan besar agar kegiatan seleksi ini mampu menjaring talenta-talenta muda berbakat dari Bumi Blambangan untuk memperkuat tim Banteng Jatim FC U-17.
“Seleksi ini diharapkan mampu menjaring potensi pemain muda berbakat dari Banyuwangi untuk memperkuat skuad Banteng Jatim FC U-17 pada perhelatan Soekarno Cup 2026,” ujarnya.
Ia berharap pemain muda yang terpilih nantinya memiliki semangat juang tinggi, disiplin, dan pantang menyerah untuk kembali meraih juara pada Soekarno Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung Juli–Agustus 2026 di Surabaya.
Turut hadir mendukung kegiatan seleksi terbuka tersebut antara lain Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Soni T. Danaparamita, Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Ana Aniati, Bendahara Desi Prakasiwi, serta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Banyuwangi.
Hadir pula anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, yakni Pramudita Maharani Saputri, Dhea Sartika, dan Andiko Putra Mahatta.//////












