“Kami ingin menciptakan suasana yang nyaman dengan unsur budaya lokal,” tambahnya.
Selanjutnya Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Jember itu mengungkapkan, saat ini tahapan persiapan pelantikan sudah mencapai 80 persen. Sedangkan 20 persen sisanya adalah tahap finishing dan menunggu SK Gubernur Jawa Timur (Jatim).
Untuk memastikan keamanan acara pelantikan anggota DPRD Banyuwangi masa bakti 2024 – 2029, termasuk para tamu undangan yang hadir., pihak Sekretaris Dewan juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi serta mendapat dukungan dari TNI, Polri dan Satpol PP.
“Pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dan area sekitar gedung juga sudah diatur. Tamu undangan terdiri dari unsur Forkopimda, Forpimka, Kades, Lurah, Tokoh Masyarakat hingga keluarga anggota dewan terpilih, dimana setiap anggota dewan dibatasi enam orang anggota keluarga,” imbuhnya.
Saat pelantikan, sekretariat dewan (Setwan) juga akan mengumumkan unsur pimpinan DPRD Banyuwangi sementara. Pimpinan Dewan sementara ini, kata Alief, berlaku sampai ada penetapan ketua dan wakil ketua DPRD definitif.
Dimana untuk penetapan Ketua DPRD akan diisi oleh partai politik (Parpol) peraih suara tertinggi di Pemilu legislatif lalu. Kemudian tiga jabatan Wakil Ketua Dewan diisi oleh parpol peraih suara terbanyak kedua, ketiga dan keempat.
“Ketua DPRD Banyuwangi sementara dari PDI Perjuangan sebagai pemenang pemilu. Wakil Ketua I dari PKB, Wakil Ketua II menjadi milik Partai Demokrat, dan Wakil Ketua III dari Partai Golkar,” pungkas Alief.











