Kepala Kepolisian Resor Ngawi, AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi kepada perguruan pencak silat yang bersedia melakukan pembongkaran tugu secara sukarela. Ia berharap tindakan ini akan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Ngawi, serta meningkatkan solidaritas antar kelompok dan golongan.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada mereka yang terlibat dalam pembongkaran tugu ini. Semoga keamanan dan ketertiban di Ngawi tetap terjaga,” tambah Kapolres Ngawi.
Pembongkaran tugu perguruan silat ini merujuk pada surat edaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jawa Timur yang mengimbau perguruan silat untuk menertibkan atau membongkar tugu, patung, atau simbol perguruan silat yang berada di fasilitas umum. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi konflik antar kelompok pesilat yang terjadi sebelumnya.










