Banyuwangi, seblang.com – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Banyuwangi digelar mulai 6 hingga 16 April 2026. Sebanyak 24.681 siswa dari 224 sekolah mengikuti ujian yang berlangsung serentak secara nasional tersebut.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, turun langsung memantau pelaksanaan di lapangan, salah satunya di SMP Negeri 3 Banyuwangi, Selasa (7/4/2026).
Di sekolah yang berada di Kelurahan Singotrunan itu, pelaksanaan ujian sempat terkendala gangguan jaringan internet sejak pagi hari. Akibatnya, ujian berbasis komputer tertunda dan para siswa harus menunggu di ruang kelas.
Kepala SMP Negeri 3 Banyuwangi, Holilik, menjelaskan gangguan terjadi akibat kabel jaringan yang putus. Pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan Telkom Indonesia untuk perbaikan.
“Sejak pukul 06.00 jaringan sudah terganggu. Kami langsung berkoordinasi dengan Telkom. Informasinya karena ada kabel yang putus, dan siang hari sudah selesai diperbaiki,” ujarnya.
Siswa yang terdampak, lanjut Holilik, akan dijadwalkan mengikuti ujian susulan di hari lain. Hal tersebut telah dilaporkan kepada panitia dan pengawas.
Menanggapi kondisi itu, Ipuk langsung menyapa para siswa dan memberikan semangat agar tetap tenang.
“Tidak perlu khawatir, anak-anak tetap bisa ikut ujian. Ini hanya kendala teknis dan sudah diperbaiki,” kata Ipuk.
Ia menegaskan, Pemkab Banyuwangi sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PLN dan Telkom, untuk mendukung kelancaran TKA.
“Kami sudah koordinasi sebelumnya, PLN dan Telkom siap mendukung. Semoga gangguan seperti ini tidak terjadi lagi,” ujarnya.
Ipuk juga meminta sekolah aktif berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar setiap kendala teknis dapat segera tertangani, sehingga pelaksanaan TKA berjalan optimal. (*)










