“Tahun ini, pertama kalinya kita melalukan firework show collaborative Japan dan Indonesia. Untuk ditampilkan pada gelaran JFC 2024 dan akan kita saksikan bersama-sama,”ungkapnya.
Terpisah, Presiden JFC Budi Setiawan mengapresiasi Sakuranesia Society yang berhasil membawa para seniman, maupun artis dan lainnya. Untuk berpartisipasi dalam ajang karnaval kelas dunia, di Jember Fashion Carnaval.
“Mari kita saksikan semuanya karya -karya terbaik dari adik -adik kita. Mulai dari Jember, Nusantara, dan juga dari Mancanegara,” ucap pria yang akrab disapa Iwan itu.
“Tidak hanya para talent dari Jepang yang dihadirkan untuk memeriahkan JFC ke-22 pada tahun 2024. Tapi kali ini ada tampilan yang berbeda dan spektakuler, pesta kembang api yang merupakan kolaborasi Jepang-Indonesia. Yakni pertama kalinya hadir di Jember dan Indonesia,” ujarnya.
Pasalnya, kata Iwan, hal tersebut merupakan suatu kolaborasi dan mempererat hubungan Indonesia dengan Jepang di dunia industri kreatif.
“Ini adalah sebuah kolaborasi yang luar biasa Jember Fashion Carnaval, lalu kemudian Sakuranesia, Japan’s Wakino Art Factory, Firework dari Jepang dan Indonesia,” ulasnya.
“Tentunya ini adalah bagian dari pintu pembuka kerjasama budaya, seni, antara Jepang dan Indonesia. Dalam hal ini pintu masuknya itu adalah di Jember,” tandasnya.











