“Berkaca dari pengalaman bekerja sama dengan 12.575 relawan untuk bekerja sosial di 2.237 titik pada saat Vaksinasi Merdeka, dimana jumlah pendaftar yang antusias lebih dari 50 ribu calon relawan, dalam beta test aplikasi SiapBergerak, kami juga menghadirkan dua relawan junior Sora AlGamar (15 tahun) dan Putie Hikari (13 tahun), yang bekerja di Wilayah Polsek Pademangan untuk bergerak dari satu gang ke gang lain menyalurkan minimal 37 paket daging rendang per hari per individu,” kata Supriyanto.
“Saya awalnya ikutan karena ingin mengisi masa liburan dengan kegiatan yang berbeda. Namun, sekarang rasanya ingin terus menjadi relawan. Saya senang bisa ke tempat – tempat yang tidak pernah saya kunjungi sebelumnya dan saya bisa menjadi manusia yang berarti dengan membagikan makanan rendang untuk masyarakat,” ujar Sora AlGamar, Siswa kelas III SMP Nassa School.
“Saya ini generasi layar, generasi Covid yang di rumah hampir 3 tahun. Awalnya saya deg-degan ketika mendengar kerja dengan polisi dan relawan-relawan senior. Khawatir apakah saya akan diterima. Tapi ternyata kehidupan di luar rumah indah. Saya belajar bekerja sama dalam sebuah tim yang kompak, dipimpin bapak polisi yang bersahabat. Saya belajar mengenal kehidupan masyarakat yang tidak pernah saya pikirkan ada sebelumnya,” tambah Putie Hikari, Siswa Kelas II SMP.
“SiapBergerak memang hadir untuk memudahkan semangat kerelawanan dalam melakukan kebaikan. Untuk menjadi relawan banyak sekali tantangannya seperti keterbatasan akses calon relawan, ketidakjelasan hak dan kewajiban, perhitungan insentif yang simpang siur. Sedangkan bagi mitra yang ingin mengajak relawan dalam program mereka, tantangannya ialah belum ada saluran terpercaya untuk mencari relawan berkualitas; mengelola relawan dalam jumlah besar sulit dan costly; butuh durasi lama untuk melakukan verifikasi relawan. Inilah kenapa SiapBergerak hadir dengan metode digital 4.0, yang ingin menjawab tantangan-tantangan tersebut,” tutup Devie Rahmawati, Ketua Program SiapBergerak.//









