Dia menuturkan tujuan Festival Ngerandu Buko adalah sebagai upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan di 25 kecamatan yang ada di kabupaten yang ada di ujung timur Pulau Jawa.
Selain itu untuk membantu masyarakat mencari takjil makanan dan minuman dalam Bulan Ramadan, melestarikan tradisi masyarakat, menjaga memelihara dan melestarikan makanan minuman khas Banyuwangi serta menjalin silaturahmi pedagang dan pelaku UMKM yang ada di Banyuwangi, imbuh Hartono.
Sedangkan tempat Pasar Kuliner Ramadan untuk wilayah kota Banyuwangi di Setro Penganten kelurahan Tukangkayu dan Banyuwangi Creative Market (BCM) di sekitar Taman Blambangan Banyuwangi mulai 12 Maret – 9 April 2024 mulai pukul 15.00 – 21.00 WIB.
“Selain menjadi tempat penjualan takjil makanan dan minuman dalam Ramadan juga akan digelar aktualisasi seni budaya Islami yang melibatkan pelajar Banyuwangi,” jelas Hartono.
Dia menambahkan masyarakat yang berkunjung ke Pasar Kuliner Ramadan juga bisa mendapatkan layanan identitas kependudukan digital (IKD) dan Smart Kampung sebagai upaya percepatan layanan digital bagi warga,
Kemudian bekerjasama dengan dinas/instansi terkait, akan dilakukan program pengecekan mutu dan kualitas mamin secara berkalau untuk memastikan para pedagang tidak menggunakan bahan – bahan yang berbahaya bagi kesehatan.
Selanjutnya Hartono berharap agar Festival Ngerandu Buko Pasar Kuliner Ramadan bisa rutin digelar setiap Ramadan karena sangat membantu peningkatan perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM .











