“Alhamdulilah berkerja dengan baik. Air tidak melewati pasangan peninggian tangkis yang baru kita tinggikan. Baik yang ada di Kelurahan Kepatihan maupun di Panderejo,” jelas Riza, pada Sabtu (11/02/2023).
Hanya saja karena ada pasangan plengsengan lama yang jebol karena tergerus air banjir sehingga, air sempat menggenangi pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Kalilo, lanjutnya
“Semalam memang pasangan tangkis atau penahan air yang ada di Kepatihan di sisi barat itu roboh. Itu memang pasangan sebelumnya, sehingga air lolos. Namun akan kita tangani secepatnya, Insya Allah tahun ini,” ujarnya.
Sedangkan skema penanganan jangka panjang, DPU Pengairan Banyuwangi akan melakukan kembali peninggian parapet secara merata di sepanjang aliran Sungai Kalilo.
“Fungsi parapet ini kan untuk menahan debit air. Kedepan, sejalan dengan arahan pimpinan, sebagai bentuk ikhtiar, akan kita kerjakan secara merata, supaya air dari Sungai Kalilo tidak sampai masuk ke pemukiman warga,” imbuhnya.
Sementara penanganan langganan banjir di lingkunan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, DPU Pengairan Banyuwangi akan memasang pompa penyedot genangan air pasca banjir.
“Sehingga saat banjir menggenangi pemukiman warga bisa cepat surut lewat bantuan pompa pematus ini. Rencananya akan kita pasang di Kampung Ujung,” pungkasnya./////











