Sekitar Pukul 08.00 WIB Tim Sar gabungan yang terdiri dari Poskamladu Grajagan, Basarnas Banyuwangi, dan Satpolairud Polresta Banyuwangi, menuju KM berlambung merah biru tersebut, untuk mengevakuasi 4 ABK yang masih berada di dalam kapal.
Namun saat dievakuasi, H. Wakirin selaku nahkoda kapal, Harjo, Yudi, dan Yahya, tak mau turun karena dapat perintah dari juragannya untuk tetap berada di dalam kapal.
“Sembilan ABK yang selamat sudah pulang ke rumahnya, termasuk 1 ABK yang meninggal dunia. Sementara 16 ABK yang selamat, masih ditampung di Kantor PHPA Plengkung, menunggu keputusan dari agen kapal,” jelas Kompol. Masyhur Ade, S.I.K., MH,.
Diberitakan sebelumnya, KM Sumber Berkat A kandas di Perairan Plengkung, Banyuwangi. Akibat peristiwa ini, 1 ABK atas nama Sumantri (35) warga Jalan Raya Bogor, Gang Pule 2, RT 08 RW 10, Kampung Rambutan, Jakarta Timur, tewas.
Berdasar sejumlah saksi menurut Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, kapal tersebut mengangkut 29 ABK, dan hasil tangkapan ikan kurang lebih seberat 8 ton. Namun nahas, Sabtu (24/06/2023) sekitar Pukul 01.00 WIB, kapal menabrak dan terjepit karang, di Perairan Plengkung, hingga mengalami kandas. /////










