TIM DVI Serahkan 7 Jenazah Korban APG Gunung Semeru pada Pihak Keluarga

by -647 Views
Wartawan: Teguh Prayitno/rilis humas
Editor: Herry W. Sulaksono
Konperensi pers Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jatim (ist)


Usia : 41 tahun

Alamat : Curah kobokan, Pronojiwo.

Keterangan : Teridentifikasi melalui data primer, DNA dan data sekunder. Serta data medis, foto gigi dan properti

Dari analisa operasi DVI 35 jenazah yang sudah diidentifikasi. Hanya 17% yang bisa diidentifikasi secara visual. Sedangkan yang teridentifikasi dari rekam medis dan data properti 68%.

“Teridentifikasi dari rekam medis, foto gigi dan data foto properti 20%, teridentifikasi dari data primer DNA 11%, teridentifikasi sekunder dari foto gigi, data medis, dan diperkuat DNA 2,8%. Kami menyampaikan betapa pentingnya, bahwa informasi dari pihak keluaga korban, karena itu sangat penting untuk melaksanakan identifikasi. foto video yang bisa menggambarkan kondisi2 yang cocok dengan kondisi korban,” papar Kabid Dokkes Polda Jatim.

Selanjutnya, Kabid Dokkes juga menyampaikan, ada 3 jenzah belum teridentifikasi, diantaranya.

Jenazah label B23

Nama : Mr. X

Jenis kelamin : laki-laki

Usia : perkiraan 25 tahun

Tinggi Badan : 176 cm

Lokasi : Sumber wuluh Curah Kobokan

Ciri: botak di dahi, lubang tindik di telinga kiri, kasu lengan panjang warna oranye bertuliskan sumber jaya, dan celana panjang jeans ukuran 30

Jenazah label B31

Nama : Mrs. X

Jenis kelamin : Perempuan

Usia : perkiraan 40 tahun

Tinggi Badan : 160cm

Lokasi : Kampung Renteng

Jenazah label B-043

Nama : Mr X

Jenis kelamin : Laki-laki

Usia : perkiraan 40-50 tahun

Tinggi Badan : 150-155cm

Lokasi : kamar kajang, sumber wuluh

“Kami berharap informasi dari masyarakat memudahkan didaalam proses percepatan identifikasi. Posko DVI akan tetap menjalankan fungsi-fungsinya, bahkan sampai semuanya terungkap,” jelasnya

Kombes Pol Erwin Zainul Hakim menegaskan, proses identifikasi tidak di tutup, namun operasi DVI akan berpindah ke RS Bhayangkara Lumajang.

“Proses identifikasi tidak pernah ditutup. Namun nanti setelah tanggal 3 Januari 2022. Segara proses identifikasi yang sebelumnya laksanakan di RSUD dr Haryoto, akan kami geser ke RS Bhayangkara Lumajang,” pungkasnya. //

iklan warung gazebo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *