Menurutnya, kejadian berawal saat pemilik pertamini usai melayani pembeli. Setelahnya ditinggal istirahat. Namun tak berselang lama, percikan api tiba-tiba muncul dari mesin pompa.
“Api langsung membesar dan menghanguskan pertamini tersebut,” jelasnya.
Petugas kepolisian juga turut membantu proses pemadaman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material yang mencapai puluhan juta.
Kebakaran pertamini itu juga nyaris menjalar ke bangunan yang ada di dekatnya. Namun petugas berhasil melakukan pemadaman dengan cepat.
Kapolsek Kalipuro AKP Hadi Waluyo membenarkan jika kebakaran itu berlangsung dengan cepat. Api membesar dengan mudah karena masih tersedia sekitar 200 liter BBM di dalamnya.
“Diduga kebakaran itu disebabkan adanya korsleting listrik dari mesin pompa bensin pom mini,” pungkasnya.////











